TVRINews, Maluku
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa meminta aparat kepolisian menindak tegas pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam insiden di Lisabata-Patahuwe, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat.
Hendrik menegaskan, proses penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, transparan, dan tanpa pandang bulu. Siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran harus diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pernyataan tersebut disampaikan Hendrik bersama Bupati Seram Bagian Barat Asri Arman. Keduanya meminta masyarakat mempercayakan penanganan insiden kepada aparat penegak hukum dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
Di sisi lain, Pemerintah Daerah bersama TNI dan Polri terus melakukan upaya rekonsiliasi untuk memulihkan kondisi keamanan di wilayah tersebut.
Pemerintah berharap proses rekonsiliasi dapat mencegah terulangnya insiden serupa. Masyarakat juga diimbau menjaga persatuan dan perdamaian demi terciptanya situasi yang aman serta mendukung pembangunan di Maluku.










