TVRINews, Ambon
Sebanyak delapan penerbangan yang dijadwalkan berangkat dari Bandara Internasional Pattimura, Ambon, dibatalkan akibat kabut asap dan cuaca buruk yang berdampak pada operasional penerbangan di wilayah Maluku.
"Gangguan operasional penerbangan tersebut telah terjadi sejak pekan sebelumnya, tepatnya pada Sabtu dan Minggu," kata Penjabat sementara (Pgs.) General Manager Bandara Internasional Pattimura, Ida Made Dwipayana, dikutip Senin, 12 Oktober 2026.
Selain pembatalan, sejumlah penerbangan lainnya masih mengalami keterlambatan hingga siang hari. Kondisi ini membuat sejumlah penumpang harus menunggu kepastian jadwal keberangkatan dari pihak maskapai.
Penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan telah diarahkan untuk mendatangi layanan pelanggan maskapai masing-masing guna mengurus pengembalian dana (refund) atau melakukan penjadwalan ulang penerbangan.
Kabut asap dan cuaca buruk menjadi perhatian dalam operasional penerbangan di wilayah Maluku. Kondisi cuaca, terutama jarak pandang yang terbatas, dapat memengaruhi keselamatan dan kelancaran aktivitas penerbangan.
Pihak Bandara Internasional Pattimura mengimbau calon penumpang untuk memeriksa kembali status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum berangkat ke bandara. Langkah tersebut diperlukan untuk mengantisipasi perubahan jadwal maupun pembatalan penerbangan akibat kondisi cuaca.
Masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai layanan dan operasional kebandarudaraan juga dapat menghubungi pusat layanan informasi bandara atau call center InJourney Airports.
Penumpang diharapkan terus memantau informasi resmi dari maskapai dan pihak bandara agar dapat menyesuaikan rencana perjalanan di tengah kondisi cuaca yang masih berdampak pada operasional penerbangan di Ambon.










