TVRINews, Maluku
Kepolisian Resor (Polres) Seram Bagian Barat (SBB) menyiagakan empat unit armada multifungsi untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sekaligus membantu distribusi air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam menghadapi dampak musim kemarau.
Empat armada tersebut memanfaatkan kendaraan dinas jenis double cabin milik Polres SBB yang dilengkapi peralatan untuk mendukung mobilisasi sarana pemadaman dan penyaluran air bersih. Inisiatif yang digagas Kapolres SBB, AKBP Refindo Prad ikta Rulando, ini merupakan upaya kepolisian dalam mengantisipasi risiko kebakaran serta membantu masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
“Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata ketika masyarakat menghadapi kesulitan. Karena itu, kami menyiapkan empat armada multifungsi yang dapat mendukung penanganan awal karhutla sekaligus membantu distribusi air bersih sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan,” ujar Refindo, dikutip Minggu, 25 Oktober 2026.
Kapolres SBB menegaskan bahwa kesiapan armada tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk menghadirkan pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kehadiran kepolisian, menurutnya, tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan manfaat nyata ketika masyarakat menghadapi kesulitan.
Untuk memperluas jangkauan pelayanan, empat armada tersebut dibagi berdasarkan wilayah operasional. Satu unit disiagakan untuk wilayah Taniwel dan Taniwel Timur, satu unit untuk wilayah Kairatu, Kairatu Timur, dan Waesama, serta dua unit lainnya untuk melayani wilayah Piru hingga Kawa.
Pembagian armada ini bertujuan mendekatkan dukungan operasional ke wilayah yang membutuhkan, mempercepat mobilisasi peralatan, serta memperkuat koordinasi ketika terjadi kebakaran maupun saat masyarakat membutuhkan bantuan air bersih.
Setiap kendaraan dilengkapi mesin, selang penyedot air, selang penyemprot, dan nosel untuk mendukung penanganan awal kebakaran. Peralatan tersebut diharapkan dapat membantu petugas melakukan penanganan secara lebih cepat dan efektif sesuai dengan kondisi di lapangan.
Polres SBB juga mengimbau masyarakat agar segera menyampaikan informasi apabila terjadi kebakaran atau terdapat kebutuhan mendesak akan air bersih. Informasi mengenai lokasi kejadian dan akses menuju titik sasaran diperlukan untuk mempermudah koordinasi serta menentukan bentuk bantuan yang sesuai.
Selain itu, masyarakat diajak untuk menjaga sumber air, menggunakan air secara bijak, dan bergotong royong melindungi lingkungan dari risiko kebakaran hutan dan lahan.
Melalui kesiapan empat armada multifungsi ini, Polres SBB berharap upaya penanganan kebakaran dan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat dapat dilakukan secara lebih optimal, khususnya di tengah tantangan musim kemarau.










