TVRINews, Ambon
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Ambon menangani 21 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang 1 hingga 6 Oktober 2026.
Karhutla tersebut terjadi di sejumlah wilayah, di antaranya kawasan Gunung Nona, Pensi, STAIN, dan Benteng. Beberapa kejadian bahkan kembali terjadi di titik yang sama.
Kepala Pengendalian Operasi Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Kota Ambon, Yanes Leunussa, mengatakan informasi terkait kejadian karhutla yang diterima pihaknya berasal dari laporan masyarakat melalui layanan Call Center 112.

"Setiap laporan yang masuk kemudian ditindaklanjuti oleh petugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Damkar," kata Yanes dikutip Rabu, 7 Oktober 2026.
Dalam penanganan karhutla, Damkar Kota Ambon mengakui salah satu tantangan yang dihadapi petugas adalah kondisi medan yang sulit. Meski demikian, penanganan tetap dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sehingga sejumlah kejadian karhutla dapat dikendalikan.
Sebelumnya, sepanjang September 2026, Damkar Kota Ambon telah menangani lebih dari 50 kejadian karhutla di sejumlah titik di wilayah Kota Ambon.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di kawasan yang memiliki kondisi lahan kering.










