TVRINews, TUAL
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Karel Sadsuitubun Maluku Tenggara mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati daratan baru yang muncul di wilayah Kecamatan Tayando Tam, Kota Tual. Imbauan tersebut disampaikan guna mengantisipasi potensi bahaya dari fenomena alam yang masih memerlukan pengamatan lebih lanjut.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Karel Sadsuitubun Maluku Tenggara, Oktovianus Jootje Zadrak, meminta warga yang bermukim di sekitar lokasi agar melaporkan kemunculan daratan tersebut kepada pemerintah daerah setempat serta menghindari area kejadian.
“Berdasarkan informasi warga, daratan baru tersebut diperkirakan muncul pada Senin dini hari sekitar pukul 02.30 WIT,” katanya kutip Selasa, 3 November 2026.
Selain itu, daratan yang dipenuhi bebatuan berwarna hitam itu memiliki panjang sekitar 70 hingga 80 meter dan lebar kurang lebih 30 meter. Warga juga melaporkan adanya gelembung yang muncul dari bagian tertentu daratan tersebut.
Fenomena ini menarik perhatian masyarakat setempat hingga ramai dikunjungi warga dan menjadi viral di media sosial. BMKG mengingatkan masyarakat untuk mengutamakan keselamatan dan tidak mendekati lokasi sebelum ada penanganan serta informasi lebih lanjut dari pihak berwenang.









